Konseling Psikologi Individual (Konseling Adlerian)


Konsep Dasar

a.   Hakekat Manusia

Psikologi individual yang dipelopori oleh Alfred Adler, pengembangan dalam sistematika terapi dan konseling oleh Rudolf Dreikurs dan Don Dinkmeyer dengan nama Adlerian Counseling and Psychoteraphy. Pendekatan konseling ini beranggapan bahwa manusia sebagai makhluk sosial didorong oleh kebutuhan untuk ikut serta dan emnempatkan diri dalam kehidupan sosialnya. Manusia mengalami rasa rendah diri (inferiority feeling) karena berbagai kekurangan dan kelemahan yang ada pada dirinya. Dengan kelemahan dan kekurangannya itu manusia berusaha untuk mencari keseimbangan dan kesempurnaan dan keuunggulan (striving for superiority) dalam satu atau beberapa hal sehingga merasakan kepuasan. Guna mencapai kesempurnaan dan keunggulan itu manusia – pada masa muda/kecil – mengembangkan gaya hidup (life style) yang menentukan kepercayaan-kepercayaan manusia mengenai hidup dan cara-cara menangani tugas-tugas hidup. Gaya hidup ini cenderung relative tetap dalam sepanjang hidup manusia.

b.   Hakekat Tingkah Laku

Pendekatan Adlerian berpandangan bahwa tingkah laku merupakan bentuk usaha manusia merealissasikan gaya hidup dalam rangka mencapai kesempurnaan dan keunggulan dalam hubungannya dengan perasaan rendah diri yang dimiliki. Sehingga perilaku bermasalah menurut pandangan pendekatan ini adalah segala bentuk tingkah laku yang tidak bahagia sebagai akibat dari gaya hidup yang tidak konstrukif.

 

Proses Konseling

a.   Hakekat dan Tujuan Konseling

Mengacu pada hakekat tingkah laku dan tingkah laku bermasalah, konseling pada dasarnya merupakan bantuan kepada individu manusia dalam upaya menemukan dan merekonstruksi gaya hidup yang lebih konstruktif dalam rangka mencapai kesempurnaan dan keunggulan. Dengan demikian tujuan konsleing adalam membantu dan mendorong klien mengembangkan potensinya dalam merekonstruksi gaya hidupnya dengan mengembangkan tujuan-tujuan hidup yang berguna bagi kehidupan pribadi dalam partisipasinya pada masyarakat sehingga klien dapat mencapai kebahagiaan. Secara khusus, tujuan konsleing adalah: (1) Membina minat sosial, (2) Membantu klien mengatasi perasaan kecil/rendah diri, (3) Mengubah motivasi keliru, (4) Membantu klien merasakan persamaan dengan orang lain.

b.   Teknik dan Prosedur Konseling

Pendekatan Adlerian tidak terikat pada suatu teknik, dan para pengikutnya mempunyai beraneka ragam gaya terapeutik, bahkan cenderung menjadi eklektik dalam mengambil dari teknik-teknik pendekatan lain yang dianggap cocok dengan kebutuhan klien. Beberapa teknik khusus yang sering dipergunakan dalam pendekatan Adlerian adalah menunjukkan, mendorong, konfrontasi, meringkas, interpretasi susunan keluarga, maksud yang bertanggungjawab, sugesti, dan tugas pekerjaan rumah.

Selama proses konseling, konselor mengumpulkan informasi tentang kehidupan klien dimasa sekarang, dan dimasa yang lalu sejak berusia sangat muda (peristiwa yang masih diingat, cita-cita, urutan kelahiran, impian-impian, dan tingkah laku aneh-aneh), kemudian dianalisis dengan usaha-usaha dimasa yang akan datang untuk menginterpretasikan gaya hidupnya.

DAFTAR PUSTAKA

Corey, G. 1986. Theory and practice of counseling and psychotherapy. Monterey, California: Brooks/Cole Publishing Company

George, R.L & Christiani, T.S. 1990. Counseling: theory and practice. Boston: Allyn and Bacon

Latipun. 2001. Psikologi Konseling. Malang: Penerbitan Universitas Muhammadiyah Malang

Rosjidan. 1988. Pengantar teori-teori konsleing. Jakarta: Direktorat Pendidikan Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Shiling, L. E. 1984. Perspective on counseling theories. New Jersey: Prentice-Hall, Inc. Englewood Cliffs.

Sukardi, D.K. 1985. Pengantar teori konseling: suatu uraian ringkas, Jakarta Timur: Ghalia Indonesia

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s